Melanesia

Definisi geografis Melanesia, dikelilingi oleh garis merah jambu.

Melanesia (dari bahasa Yunani yang berarti "kepulauan hitam") adalah wilayah yang terbentang dari sisi barat Pasifik timur hingga Laut Arafura, utara dan timur laut Australia. Ini terdiri dari 2.000 pulau dengan total luas daratan sekitar 386.000 mil persegi (satu juta kilometer persegi), dan merupakan rumah bagi sekitar 12 juta orang. Pulau-pulau ini telah dihuni selama puluhan ribu tahun.

Istilah "Melanesia" pertama kali digunakan oleh Jules Dumont d'Urville pada tahun 1832 untuk menunjukkan pengelompokan etnis dan geografis pulau-pulau yang berbeda dari Polinesia dan Mikronesia. Saat ini klasifikasi ras d'Urville dianggap tidak akurat karena mengaburkan keragaman budaya, bahasa, dan genetik Melanesia. Yang paling penting, istilah ini menggabungkan dua kelompok yang sangat berbeda, Austronesia dan Papua (yang dapat dianggap terdiri dari sejumlah kelompok berbeda). Orang Papua tiba di New Guinea sekitar 40.000 tahun yang lalu; mereka mengembangkan pertanian. Gelombang orang Austronesia selanjutnya, dari Taiwan, membawa keterampilan pelayaran samudra.

Definisi etno-budaya Melanesia. Melanesia adalah salah satu dari tiga wilayah budaya utama di Samudra Pasifik.

Definisi

Istilah Melanesia dapat digunakan baik dalam konteks antropologis maupun geografis. Yang pertama, istilah ini mengacu pada salah satu dari tiga wilayah Oseania yang populasi pra-kolonialnya umumnya termasuk dalam satu rumpun suku budaya sebagai akibat dari migrasi maritim selama berabad-abad. Konsepsi geografis Melanesia digunakan sebagai referensi ke wilayah di mana perbedaan politik, etnis, dan bahasa tidak relevan.

Istilah ini juga hadir dalam geopolitik, dimana Melanesian Spearhead Group Preferential Trade Agreement adalah perjanjian perdagangan regional yang melibatkan negara bagian Vanuatu, Kepulauan Solomon, Papua Nugini dan Fiji.

Artikel umum ini hanya mencakup karakteristik Melanesia secara luas. Untuk informasi lebih lanjut, lihat tautan ke masing-masing artikel.

Geografi

2 [...]

Related Posts

Tinggalkan Balasan